Pada Masa reses (masa istirahat sidang) ke I tahun 2017, dari sembilan fraksi di DPRD Padang hanya fraksi PKS dan Hanura yang belum melaporan anggotanya mengambil jatah reses.Dalam masa reses I yang dilaksanakan pada 8 sampai 12 Maret 2017, sebanyak 28 anggota DPRD Padang berasal dari tujuh fraksi mengisinya dengan turun ke daerah pemilihan (Dapil) masing-masing.
Jumlah anggota dewan yang mengambil reses kali ini meningkat dari masa reses pertama tahun 2017 ini yakni sebanyak 12 orang. Reses masa sidang ke I tahun 2017 ini.
Kabag Humas DPRD Padang, Ermanto membenarkan baru 26 orang yang mengambil reses dari tujuh fraksi di DPRD Padang.
Untuk reses kali ini seluruh anggota Fraksi Golkar dan PBB yaitu Wahyu Iramana Putra, Jumadi, Zulhardi Z. Latif, Helmi Moesim, Miswar Jambak dan Arpendi Dt Tan Bagindo menggunakan kegiatannya mengunjungi daerah pemilihan dengan menampung aspirasi untuk diperjuangkan. 
Setiap anggota DPRD difasilitasi melalui dana APBD , dana reses untuk makan dan minum sebesar Rp 20 juta setelah pajak dan dijatah bagi 400 orang konstituen. Sedangkan bagi unsur Pimpinan uang makan dan minumnya sebesar Rp 25 juta setelah potongan pajak dijatah untuk 500 orang konstituen. Dana sewa tempat dan sound system sebesar Rp.1.500.000,-. Sedangkan biaya dokumentasi disediakan dana sebesar Rp.900.000,-. Sementara untuk biaya alat tulis kantor disediakan dana sebesar Rp.250.000,-. Di sana tercakup dana untuk makan, minum untuk masyarakat yang meghadiri reses tidak termasuk uang transportasi untuk reses kali ini, “ungkap Ermanto.
Wakil ketua Wahyu Iramana Putra mengatakan, baginya reses itu sangat perlu. Untuk kader Partai Golkar di DPRD diwajibkan untuk mengambil jatah setiap reses.
Wahyu menyebutkan, tentunya melalui reses ini bisa dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi langsung dari warga dan juga memberikan informasi terkait aturan-aturan baru dari Pemko. Ini saatnya sebagai wakil rakyat yang secara resmi difasilitasi unutk bertemu langsung dengan konstituen.
 
Top