BERBAGI

Hubert Sahilatua adalah penyanyi legendaris Indonesia berdarah Ambon asal Surabaya. Namanya mulai dikenal publik ketika ia berduet bersama adiknya, Jane Sahilatua, dengan nama Franky & Jane. Duet ini setidaknya sudah menghasilkan lima belas album.
Salah satu yang populer pada saat itu adalah “Perjalanan”. Sebagian orang mengenalnya sebagai “Kereta Malam”, karena liriknya yang bercerita tentang perjalanan dengan kereta malam. Liriknya mengisahkan seorang ibu yang baru kehilangan anak gadisnya karena sakit yang tak terobati.Lagu yang sangat menyentuh hati para penggemarnya.

download (6)

Mari kita simak liriknya :

Dengan kereta malam
Ku pulang sendiri
Mengikuti rasa rindu
Pada kampung halamanku
Pada Ayah yang menunggu
Pada Ibu yang mengasihiku
Duduk di hadapanku seorang ibu
Dengan wajah sendu
Sendu kelabu
Penuh rasa haru ia menatapku
Penuh rasa haru ia menatapku
Seakan ingin memeluk diriku
Ia lalu bercerita tentang
Anak gadisnya yang t’lah tiada
Kar’na sakit dan tak terobati
Yang wajahnya mirip denganku
Yang wajahnya mirip denganku
Duduk di hadapanku seorang ibu
Dengan wajah sendu
Sendu kelabu
Penuh rasa haru ia menatapku
Penuh rasa haru ia menatapku
Seakan ingin memeluk diriku
Ia lalu bercerita tentang
Anak gadisnya yang t’lah tiada
Kar’na sakit dan tak terobati
Yang wajahnya mirip denganku
Yang wajahnya mirip denganku

Franky dikenal publik sejak dekade 1970-an, ketika ia berduet bersama adiknya, dengan nama Franky & Jane.

Setelah duet ini mengakhiri kerja samanya, karena Jane kemudian menikah dan hendak memusatkan diri pada keluarga, Franky lebih banyak bersolo karier.

download (7)

Lirik lagu karya Franky pada masa Franky & Jane cenderung kepada ketertarikan kepada alam pada awalnya. Misalnya lagu Musim Bunga dan Kepada Angin dan Burung.Meski demikian, Franky kerap pula “bercerita” mengenai kehidupan orang sehari-hari, seperti Perjalanan atau Bus Kota. Franky pernah menulis dan menyanyikan lagu-lagu soundtrack untuk film Ali Topan.

Sejak tahun 1990-an Franky banyak terlibat dalam aksi-aksi panggung bertema sosial dan nasionalisme.

Franky telah tiada, tapi karya-karya yang pernah diciptakannya masih bisa kita nikmati hingga saat ini, dan menjadi warisan berharga dan tidak ternilai harganya bagi dunia musik negeri kita tercinta (berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here