Pergantian Tahun, Panglima TNI Agus subiyanto Menghadiri Doa Bersama Lintas Agama
DETAK NUSANTARA | JAKARTA - Malam penutupan tahun, Panglima Jendral TNI Agus subiyanto menghadiri Doa bersama Lintas agama dilaksanakan di GOR A.Yani mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur, dengan dihadiri prajurit TNI, PNS di lingkungan Mabes TNI, para tokoh lintas agama, serta ratusan anak yatim, Pada hari Rabu , (13/12/2025)
Tujuan penyelenggaraan kegiatan tersebut untuk kedamaian dan persatuan bangsa yang sarat akan makna spiritual sebagai wujud nyata empati, toleransi, dan kebersamaan dalam memperkuat persatuan bangsa di tengah keberagaman.
Acara Doa bersama tersebut menghadirkan Ustadz Dr. (H.C) Adi Hidayat, Lc., sebagai penceramah, disusul doa lintas agama dipimpin oleh para tokoh agama yang mewakili enam agama di Indonesia, yakni KH. Syamsul Maarif (Islam), Romo Yos Bintoro PR (Katolik), Pdt. Cipto Martalu Sapangi (Protestan), Pinandita Astono Chandra Dana (Hindu), KRT. Asun Goama (Buddha), serta JS. Ruysya Supit, S.IKom. (Konghucu).
Kehadiran para tokoh agama tersebut mencerminkan semangat bahwa perbedaan keyakinan bukanlah sekat, justru menjadi kekuatan untuk saling menopang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, demi mewujudkan persatuan Indonesia
Dalam sambutannya, Panglima TNI mengajak seluruh yang hadir untuk menumbuhkan empati dan memanjatkan doa bagi saudara-saudara sebangsa yang terdampak bencana di berbagai wilayah tanah air. Ia juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban jiwa yang timbul pada bencana di wilayah Aceh, dan berharap agar seluruh korban yang terdampak dapat segera bangkit, pulih, dan keluar dari berbagai permasalahan yang dihadapi, ujar Panglima TNI
Ia mengajak kepada seluruh prajurit dan keluarga besar TNI untuk mensyukuri berbagai capaian yang telah diraih sepanjang tahun 2025, dan sekaligus menjadikan momentum pergantian tahun sebagai sarana refleksi dan evaluasi diri.
“Jadikan setiap pengalaman, baik keberhasilan maupun kekurangan, sebagai pelajaran berharga untuk meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan integritas dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegasnya. (*)
