UNILA Nobatkan Gubernur Lampung Lulusan Terbaik Angkatan XV.
DETAK NUSANTARA | LAMPUNG, Universitas (INILA) Lampung Menobatkan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal sebagai lulusan terbaik pertama PSPPI Unila angkatan XV.yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Lampung, dilansir dari sumber Humas Unila,
Prosesi penyematan Penghargaan tersebut diberikan atas capaian akademik dan kompetensi yang ditunjukkan selama mengikuti pendidikan profesi insinyur.
Rangkain acara yang menjadi prioritas utama UNILA adalah, dengan mengukuhkan dan pengambilan sumpah sebanyak 32 Insinyur dari program studi profesi insinyur (PSPPI) angkatan XV
Sejumlah pejabat provinsi Lampung dan pimpinan pejabat Unila dan lainya yang dominan dengan lulusan insinyur menghadiri acara tersebut, diantaranya ; Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Gubernur Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., Wakil Ketua Umum PII Pusat Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, M.T., IPU., ASEAN Eng., Ketua PII Wilayah Lampung Dr. Ir. Mulyadi Irsan, M.T., IPU., ASEAN Eng.
Tidak ketinggalan dalam acara tersebut telah dihadiri oleh sejumlah lulusan insinyur lainya, terutama Ketua PII Cabang Bandar Lampung Ir. Hamzah, S.T., Wakil Bupati Banyuasin Ir. Netta Indian, S.P., Dekan Fakultas Teknik Unila Dr. Ahmad Herison, S.T., M.T., Ketua Program Studi PSPPI, jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, seluruh dosen, serta para calon insinyur angkatan XV.
Dalam sambutan yang telah disampaikan oleh Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng. Ia katakan, " Para insinyur memiliki peran strategis di tengah dinamika teknologi dan kompleksitas pembangunan saat ini. Kami percaya lulusan Unila akan menjadi garda terdepan dalam menghadirkan solusi inovatif yang tetap menjunjung prinsip keberlanjutan,” ujarnya. Minggu (26/4/2026)
hingga saat ini, Kata "Rektor' , PSPPI Unila telah meluluskan sebanyak 1.150 insinyur, menjadikannya salah satu yang tertinggi di wilayah Sumatra, Para alumni tersebut telah berkontribusi di berbagai sektor, baik pemerintahan, BUMN, maupun swasta.
Hal yang menarik ucapan yang disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PII Pusat, Dalam Momen tersebut Ia katakan, "praktik keinsinyuran harus dipahami sebagai aktivitas yang mengintegrasikan kepakaran, ilmu pengetahuan, dan teknologi untuk menghasilkan nilai tambah yang berkelanjutan".
" Praktik keinsinyuran menurut dia mencakup berbagai bidang, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pendidikan dan pengembangan ilmu. Semua itu harus mengedepankan keselamatan, kesehatan, kemaslahatan, serta kesejahteraan masyarakat dan lingkungan,”katanya
Kemudian ia menekankan pentingnya penguatan kreativitas dan inovasi dalam komunitas keinsinyuran, Hal ini dinilai menjadi kunci di tengah pertumbuhan ekonomi yang dinamis, di mana berbagai sektor berkembang pesat dan membutuhkan peran insinyur yang adaptif, kolaboratif, serta mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah.
ia juga mengapresiasi terhadap kebijakan progresif Pemerintah Provinsi Lampung melalui instruksi gubernur yang mendorong kewajiban kepemilikan Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI) dalam praktik jasa konstruksi. Ujarnya
Kebijakan tersebut dipandang sebagai langkah konkret dalam memperkuat profesionalisme dan standar kompetensi insinyur di Indonesia.
Pada puncak acara, para calon insinyur angkatan XV secara resmi dikukuhkan melalui prosesi pengambilan sumpah insinyur yang dipimpin perwakilan PII dan berlangsung khidmat dengan pembacaan sumpah yang diikuti seluruh peserta sebagai bentuk komitmen menjalankan praktik keinsinyuran secara profesional, berintegritas, serta menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab sosial.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda profesi insinyur dan penyerahan sertifikat kepada para lulusan sebagai simbol resmi pengukuhan.
Acara tersebut menjadi wujud komitmen Unila dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang keinsinyuran. Melalui sinergi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan pemerintah, diharapkan para insinyur lulusan Unila mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan nasional.
Unila berharap para insinyur yang baru dikukuhkan mampu menjalankan peran profesionalnya secara optimal, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (DN.001)

