MTM Nilai Proyek BPJN Lampung Diduga Menyimpang
DETAK NUSANTARA | LAMPUNG, Ketua umum Masyarakat Transparansi Merdeka
(MTM) Provinsi lampung, Ashari hermansyah menyoroti sejumlah kegiatan disatuan
kerja Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi
lampung tahun anggaran APBN 2026 yang kini sedang dalam tahap pelaksanaan.
Sejumlah
kegiatan infrastruktur disatuan kerja BPJN ditahun 2026 yang tersebar disejumlah
wilayah provinsi lampung, diantaranya adalah ;
1.
Preservasi jalan dan
jembatan ruas km 10 - bakauheni ; prof.dr.ir sutami - sribawono - sp.
Sribawono, kabupaten lampung selatan, Pagu 28 Milar Lebih
2.
Preservasi jalan dan jembatan ruas tegineneng
- sp. Tj. Karang - km.1, kabupaten pesawaran , pagu 44 Milar lebih
3. Preservasi Jalan Dan Jembatan Ruas
Terbanggi Besar - Tegineneng – Sukadana/
kabupaten Lampung tengah, Pagu 27 Milar lebih
4.
Preservasi jalan dan jembatan ruas pematang panggang - sp. Bujung tenuk;
sp. Penawar - gedong aji baru – rawajitu, Kabupaten tulang bawang, Pagu 29 Miliar lebih
5.
Preservasi Jalan Dan Jembatan Ruas Bukit Kemuning - Terbanggi Besar ,
Kabupaten Lampung Utara, Pagu 14 Miliar lebih
6.
Preservasi jalan dan jembatan ruas padang tambak - bukit kemuning - bts.
Provinsi sumsel, Kabupaten way kanan , Pagu 23 Miliar lebih
7.
Preservasi jalan dan jembatan ruas sanggi - gedong tataan, Kabupaten
tanggamus Pagu 27 Miliar lebih
8. Preservasi jalan ruas
gedong tataan - jln. Monginsidi; sp. Teluk betung - km 10; sp. Tanjung karang -
kurungan nyawa- bandar lampung, Pagu 11 Miliar
Lebih
9. Preservasi jalan dan jembatan ruas sp. Gunung kemala – sanggi / pelaksanaan jalan nasional wilayah 2, provinsi lampung, Kabupaten pesisir barat. Pagu 43 Miliar lebih
Berdasarkan survei dan investigasi dilapangan, MTM telah
menemukan disejumlah titik pekerjaan yang diduga telah melakukan penyimpangan
bahkan terindikasi terjadinya mark up anggaran maupun indikasi pengurangan
volume pekerjaan. Meskipun belum selesai masa pelaksanaan, namun menurut ashari
perlu dilakukan pengawasan ketat, karena uang ini tidak sedikit, ujarnya.
Berdasarkan
fakta dilapangan, MTM telah melakukan survei dan investigasi, namun kali ini ia
hanya membuka perdana dua lokasi pekerjaan yang dinilai mengarah pada dugaan
penyimpangan, diantaranya kata ashari adalah ; Preservasi jalan dan jembatan ruas jalan
ir sutami - sribawono, kabupaten lampung selatan, nilai Pagu 28 Milar Lebih, subjek dugaan penyimpangan terletak pada bagian
pelaksanaan pekerjaan Drainase, yang
dinilai tidak sesuai spesifikasi,yaitu pada objek galian tanah dasar tidak
dilakukan pemasangan pengamparan pasir terlebih dahulu, tidak dilakukan
pemasangan batu belah pada lapisan dasar, penggunaan Mortal (air. Pasir dan
semen) tidak menggunakan mesin molen/ pengaduk semen sehingga mempengaruhi mutu
beton yang digunakan, kemudian terdapat titik,tidak dilakukan pembongkaran drainase
lama ditambah tidak dilakukan pekerjaan pemasangan papan nama informasi proyek.
ungkap ashari Kamis (21/5/2026)
Yang kedua sambung ashari, adalah Preservasi jalan dan jembatan ruas sanggi - gedong tataan, Kabupaten tanggamus nilai Pagu 27 Miliar lebih, yang menurut penjelasan Ashari, Terdapat rehabilitasi jalan yang dikerjakan asal jadi, sehingga lapisan aspal yang sudah terpasang mengalami retak dan bergelombang , kemudian masih terdapat area badan jalan yang masih berlobang tanpa dilakukan perbaikain dan terkesan hanya dilakakukan perbaikan diambang perbatasan saja, dan ditambah tidak dilakukan pekerjaan pemasangan papan nama informasi proyek.
Menyikapi hal itu semua kami akan menyampaikan laporan dugaan penyimpangan ini kepada Aparat penegka hukum maupun kepada BPK RI, jika nantinya tidak ada upaya perbaikan kembali oleh pihak pelaksana, PPK maupun satker wilayah BPJN.
Terkait dengan pekerjaan lainya, ashari mengatakan hasil survei yang sudah dilakukan sedang dalam proses analisis untuk mengetahui sejauh mana bentuk penyimpangan yang sudah dilakukan, ujarnya.
Sementara berdasarkan
keterangan, Andar sutrisno masyarakat
setempat yang juga sebagai mantan kepala desa kuto arjo, kecamatan gedung
tataan, pesawaran mengatakan, kami menginginkan perbaikan jalan dilakukan yang
bagus jangan sampai kedepanyan rusak lagi, “kasihan masyarakat”, jika terdapat
lobang-lobang segera ditambal jangan menunggu lama-lama, dan Ia berharap kepada pelaksana untuk
memperbaikai jalan secara maksimal, supaya lebih bagus. ujarnya.
