5 Pesan Presiden Prabowo Pada Peringatan Bhayangkara
DETAK NUSANTARA | JAWA BARAT, Presiden RI
Prabowo subianto bersama wakil presiden RI Gibran
Rakabuming Raka menghadiri Upacara Peringatan ke-80 Hari
Bhayangkara Tahun 2026 yang dilaksankan di Lapangan Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas,
Kabupaten Bogor, jawa barat, Rabu,
(1/7/2026)
Selain presiden dan wakil presiden yang hadir
terdapat juga sejumlah pejabat negara lainya diantarnya Ketua DPR RI, Puan
maharani, Ketua DPD RI, Sultan Bahtiar
Najamuddin, Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto, Ketua BPK RI Isma Yatun, hingga
Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima
TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan sejumlah mantan presiden dan wakil
presiden.
Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara
yang dipimpin Presden prabowo menyampaikan amanat selaku Inspektur Upacara.
Dalam amanatnya menyampaikan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh
keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia.
“Tema peringatan tahun ini, ‘Polri untuk Masyarakat’
adalah sangat tepat, ini adalah jati diri, ini adalah arah pengabdian, ini
adalah kompas moral setiap insan Bhayangkara,” ujar Presiden.
Saat ini Kita sedang melakukan transformasi besar.Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, di tengah dunia penuh ketegangan dan konflik, Kita sedang melakukan transformasi ekonomi, transformasi birokrasi,transformasi pendidikan, transformasi pangan, dan transformasi energi, Transformasi kita adalah agar Indonesia menjadi negara yang modern, negara yang makmur dalam keadilan Negara yang berdiri di atas kedaulatan rakyat.
Presiden mengingatkan , tidak mungkin ada kemakmuran tanpa stabilitas.Tidak mungkin ada pembangunan tanpa keamanan, Tidak mungkin ada pertumbuhan ekonomi, ada investasi tanpa kepastian hukum, Tidak mungkin ada keadilan tanpa pemerintah yang bersih dan pemerintah yang penuh kompetensi. tidak akan pernah ada kesejahteraan tanpa ketertibandan tidak mungkin ada negara yang kuat tanpa aparat negara yang dipercaya rakyat,yang setia kepada rakyat dan yang melind lindungi rakyat.
Karena itu peran kepolisian sangat penting, sangat strategis, sangat menentukan peradaban manusia menunjukkan suatu peradaban yang berhasil memiliki kepolisian yang unggul. Itulah peradaban yang langgeng, yang bertahan lama, yang berhasil.Negara-negara yang gagal di antaranya adalah tidak mampu memiliki kepolisian yang baik.Polri selalu di tengah-tengah rakyat dan harus selalu membela rakyat, merasakan penderitaan rakyat.
Keamanan tidak hanya berarti tidak adanya kejahatan.Petani berani menanam, nelayan berani melaut, pengusaha berani investasi.Guru tenang mengajar, anak-anak tenang belajar,dan masyarakat dapat beribadah dengan damai sesuai agama dan kepercayaanmasing-masing. dalam suasana yang rukun, dalam suasana penuh toleransi, ini adalah kekuatan bangsa Indonesia.Tegas Preiden
Presiden mengapresiasi keberhasilan Polri bersama pertama TNI, kementerian-kementerian, pemerintah daerah, BUMN dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengamankan hari-hari besar, hari Natal, tahun baru, Idul Fitri dan hari-hari besar lainnya. Jutaan masyarakat dapat bepergian dan berkumpul bersama keluarganya dengan aman. Kecelakaan lalu lintas dapat ditekan. Pelayanan publik semakin baik.Keberhasilan seperti ini menunjukkan bahwa negara hadir setiap saat rakyat memerlukan. Ujarnya
Presdien prabowo tekankan kembali, narkotika adalah ancaman yang sangat besar bagi bangsa kita. Judi online, ancaman yang sangat merugikan bangsa kita. perdagangan orang, kejahatan, cyber, terorisme, korupsi, penyelundupan, kegiatan-kegiatan ilegal lainnya, tambang-tambang ilegal,perkebunan-perkebunan ilegal, praktik-praktik white color crime sangat merugikan bangsa kita.Tapi saya apresiasi keberhasilan Polri bersama lembaga-lembaga lain terus membongkar dan mengungkap ribuan kasus narkotika dan bersama Komdiji memberantas judi online serta berhasil mempertahankan nol insiden terorisme dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, Ini prestasi yang perlu kita hargai. Tetapi ia mengingatkan jangan kita lengah, jangan pernah cepat puas.Tantangan masih besar. Rakyat kita masih menderita kemiskinan.Dan kemiskinan ini adalah akibat langsung dari korupsi, dari penyelidupan, dan dari kegiatan-kegiatan ekonomi ilegal. Karena itu tantangan saudara, tantangan kita semua masih besar dan masih banyak.
Presiden juga menyebutkan, bawha negara kita adalah negara hukum. Karena itu hukum harus kita tegakkan, hukum harus dihormati dan dihargai.Hukum harus menjadi pelindung rakyat.Hukum harus memberi rasa aman kepada rakyat. yang jujur.Hukum harus menjadi tempat berlindung bagi mereka yang lemah. Hukum tidak boleh tajam ke bawah, tumpul ke atas.Hukum tidak boleh menjadi alat mereka-mereka yang punya uang, Tidak boleh ada kriminalisasi, tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang,
Presdien juga menenkankan, rakyat paling lemah harus
mendapat perlindungan. Masyarakat yang mencari kebenaran dan keadilan harus
dilayani.Orang yang benar harus merasa aman, Orang yang bersalah harus
bertanggung jawab atas perbuatannya. paparnya
Kemudian presiden menambahkan, terus membangun kehidupan demokrasi kita.Kita butuh kritik untuk mengingatkan kita. Kita butuh kritik untuk memperbaiki diri kita. Tapi keamanan demokrasi juga harus kita jaga. Janganlah demokrasi dibajak oleh mereka-mereka yang punya uang banyak.
Pada akhir sambutanya presiden prabowo Di momen hari ulang tahun Bayangkara ke-80, menyampaikan beberapa pesan
Pertama, jagalah kepercayaan rakyat karena kepercayaan adalah senjata terkuat seorang polisi.
Kedua, jadilah polisi yang dekat dengan rakyat. Datanglah ketika rakyat membutuhkan.Dengarkan rakyat, layani rakyat, lindungi rakyat. Jangan justru menyusahkan rakyat.Ingat, gaji kita sebagai alat negara adalah dari rakyat. semua perlengkapan kita dari rakyat.Karena itu kita harus benar-benar menjaga dan melindungi rakyat kita.
Ketiga, tegakkan hukum dengan adil. Beranilah membela yang benar.Beranilah melindungi yang lemah. Jangan pernah takut kepada siapapun. Kita hanya takut kepada Tuhan yang Maha Esa.
Keempat, terus tingkatkan profesionalisme saudara.Kejahatan masa kini dan masa depan hanya bisa dikalahkan oleh aparat yang selalu belajar, yang cerdas, dan yang handal.
Kelima, perkuat sinergi.Polri tidak bisa bekerja sendiri. harus selalu bersama institusi lain, bersama TNI, bersama pemerintah, bersama semua institusi pemerintah, bersama tokoh masyarakat, tutup presiden
Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026 menjadi momentum bagi Polri untuk terus memperkuat komitmen pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Peringatan ini mencerminkan semangat Korps Bhayangkara dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan mendukung pembangunan Indonesia.(DN.001)
