Jawaban Klarifikasi Persoalan Proyek Jalan Lampung Utara
DETAK NUSANTARA | LAMPUNG, Salah satu Perwakilan dari Pelaksana Pekerjaan, Supratman ; kepada media detaknusantara.com telah menyampaikan klarifikasi terhadap Pemberitaan di media sosial yang menyebutkan, bahwa pada pekerjaan rekonstruksi jalan ruas negara ratu - sp. tujok tentang adanya pasangan batu yang rusak/runtuh dan pekerjaan yang dilakukan terkesan asal-asalan,
Supratman kepada media menegaskan, dalam klarifikasinya bahwa sebelumnya ia menyampaikan terima kasih atas masukan dan kritik yang disampaikan, namun menurutnya bahwa pekerjaan tersebut dalam proses pelaksanaan, ujarnya Minggu (26/7/2026)
Kendala yang terjadi dilapangan sebenarnya adalah Adanya keterlambatan pengiriman material yang disebabkan keterbatasan pasokan aggregat dan pasir sehingga dibutuhkan Waktu lebih untuk mengisi stok material pada stockpile.
Yang kemudian Adanya perubahan desain (gambar rencana) dengan penerapan dilapangan dikarenakan badan jalan terlalu sempit sehingga diperlukan rekayasa lapangan dan reschedule pekerjaan untuk kemudahan penerapan pekerjaan. kata Supratman
Menurut Supratman, bahwa kami Telah melalukan penerapan terhadap rekayasa lapangan yaitu dengan mengerjakan pekerjaan penyiapan badan jalan dan pekerjaan pasangan batu/talud terlebih dahulu.
Supratman menambahkan, bajea Setelah progres pekerjaan pasangan batu/talud berjalan lebih kurang 40%, ternyata begisting rigid pavement yang datang memiliki dudukan yang lebih lebar dan apabila diterapkan akan mengganggu pasangan batu/talud yang sudah/sedang dikerjakan sehingga diambil kesimpulan akan dilakukan pembongkaran pasangan batu bagian atas, dan akan diperpaiki dan dikerjakan kembali saat beton rigid telah selesai.tandanya (DN.001)
