Perkuat Birokrasi, Alumni IPDN Gandeng KPK
DETAK NUSANTARA | JAWA BARAT, Menghadapi dinamika birokrasi yang kian kompleks,
alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XIX, yang dikenal
sebagai D19DAYA, menegaskan komitmen mereka dalam membenahi budaya kerja dan
memperkokoh integritas Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah nyata ini
diwujudkan lewat penyelenggaraan Seminar Nasional bertajuk “Integritas dan
Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara Masa Kini” di Kampus IPDN Jatinangor,
kabupaten sumedang, jawa Barat pada Minggu (6/9/2026).
Acara yang bertepatan dengan momentum 14 tahun masa pengabdian D19DAYA
tersebut tidak sekadar menjadi ajang nostalgia, melainkan wadah evaluasi
mendalam bagi para alumnus. Fokus utamanya adalah mendorong ASN agar senantiasa
menjunjung profesionalisme serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Ketua Umum D19DAYA, Sahrulyadi, menekankan bahwa nilai integritas wajib
diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sebatas slogan. Menurutnya, kejujuran
saat tanpa pengawasan serta konsistensi antara ucapan dan tindakan adalah kunci
utama pemanfaatan wewenang demi kemaslahatan publik. Prinsip ini juga
diintegrasikan dengan core values ASN BerAKHLAK yang mencakup
kedisiplinan, kompetensi, adaptabilitas, serta semangat kolaborasi.
Guna memperkuat materi dan pemahaman pencegahan korupsi, kegiatan ini
menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Kehadiran pihak rasuah
memberikan wawasan mendalam mengenai pentingnya keberanian menolak benturan
kepentingan, penyalahgunaan jabatan, dan segala praktik ilegal yang berpotensi
merusak kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi.
Seminar nasional tersebut turut menghadirkan Penyidik Tindak Pidana Korupsi
KPK RI, Lukman Hamdani, bersama Wakil Rektor IPDN Bidang Hukum, Kerja Sama, dan
Kepegawaian, Dr. Bernhard Rondonuwu. Sinergi antara Kampus IPDN, jejaring
alumni, dan lembaga antirasuah ini menjadi cerminan ikhtiar bersama dalam
mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan adaptif.
Selain fokus pada pembenahan tata kelola publik, lulusan IPDN tahun 2012
ini juga terus merawat semangat "dari almamater, kembali untuk
almamater". Banyak di antara alumni angkatan ini yang kini mendedikasikan
diri kembali ke IPDN sebagai pengajar, pejabat struktural, maupun tenaga
fungsional strategis. Melalui kiprah berkelanjutan ini, D19DAYA optimistis
dapat terus memberi kontribusi positif dalam menjawab tantangan birokrasi masa
depan. (**)

