BREAKING NEWS

Tiga Amanat Panglima TNI Dalam Operasi Gaktib Yustisi PM

 

DETAK NUSANTARA | LAMPUNG- Panglima TNI Agus Subiyanto mengamanatkan Kepada Prajurit dan PNS TNI untuk  disiplin hukum  dalam menyikap perkembangan teknologi, pencegahan dan penindakan terhadap tiga indikator,.diantaranya :

1. Kejahatan Siber: Pengawasan ketat terhadap penyalahgunaan media sosial yang dapat merusak citra institusi. 

2. Akuntabilitas: Optimalisasi teknologi informasi guna mempercepat penanganan perkara pidana secara transparan. 

3. Sinergitas: Membangun kesamaan persepsi dengan aparat penegak hukum lainnya untuk menghindari terjadinya gesekan di lapangan.

Amanat  tersebut  telah disampaikan dan  dibacakan oleh Kasdam TNI, Brigjend Andrian Susanto, yang Bertindak sebagai inspektur upacara Kepala Staf Kodam (Kasdam) XXI/Radin Inten disela-sela Upacara Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer Tahun 2026 di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, dilansir dari kominfotik Lampung. Jumat (13/2/202

Upacara Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer (PM) Tahun 2026  bertema TNI PRIMA, Taat Hukum Berdaulat, Indonesia Maju" dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung (Sekdaprov) Marindo kurniawan dikatakan olehnya, Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh langkah-langkah penegakan ketertiban dan hukum. Dengan kolaborasi yang solid, kita optimistis stabilitas daerah dapat terus terjaga demi mendukung pembangunan,"

Operasi Gaktib dan Yustisi sebagai bagian dari upaya memperkuat disiplin dan kepatuhan hukum di Lingkungan TNI. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan aparat penegak hukum lainnya  terus diperkuat untuk menciptakan stabilitas keamanan di Provinsi Lampung, kata marindo 

Lebih lanjut kasdam meneruskan, Polisi Militer (PM) terus meningkatkan kemampuan mengikuti perkembangan teknologi, terutama dalam pencegahan dan penindakan tambah kasdam. (DN.01)