Musrenbang 2026 Didominasi Dua Kebutuhan
![]() |
| Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A Ketua DPRD Provinsi Lampung |
DETAK NUSANTARA | LAMPUNG, Segenap Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (forkompida) Provinsi lampung menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Lampung Tahun 2026,yang difasilitasi oleh Bappeda provinsi lampung, dilaksanakan di Balai Keratun dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, dilansir dari sumber humas DPRD Lampung, Senin (13/4/2026).
Unsur DPRD Lampung yang turut menghadiri acara tersebut adalah Ketua
DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., Wakil Ketua I Kostiana,
S.E., M.H., Wakil Ketua III Maulidah Zauroh, S.Ag., M.Pd.,Wakil Ketua IV Naldi
Rinara S. Rizal, S.E., M.M., serta ketua dan anggota komisi yang didampingi
Sekretaris DPRD Provinsi Lampung Descatama Paksi Moeda, S.T., S.E., M.M.
Sementara dari unsur pemerintah daerah, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M, oleh Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., unsur Forkopimda Provinsi Lampung, bupati/wali kota se-Provinsi Lampung, kepala perangkat daerah, instansi vertikal, serta pemangku kepentingan terkait.
Dalam penyusunan
kebijakan pembangunan daerah Tahun 2027, DPRD Provinsi Lampung mengusung 483 usulan
aspirasi masyarakat, yang merupakan satu kesatuan terintegrasi dari seluruh
aspirasi kabupaten/kota di Provinsi Lampung, namun aspirasi tersebut didominasi dua kebutuhan yaitu kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya pengelolaan sumber
daya air yang berpengaruh langsung terhadap produktivitas sektor pertanian.
Hal lain yang menjadi permasalahan adalah banjir disat musim
penghujan dan diwaktu musim kemarau terdapat keterbatasan air, dan semua itu
menjadi tantangan permasalah disejumlah daerah, jalan terbaik adalah penanganan
komprehensif melalui pembangunan dan optimalisasi sistem irigasi.
Dalam penyampaian sambutan, ketua DPRD Lampung, Ahmad Giri
Akbar, S.E., M.B.A mengatakan, peningkatan produktivitas pertanian tidak dapat
dilepaskan dari pembenahan infrastruktur irigasi.
“Permasalahan
utama yang dihadapi adalah pada sistem saluran air, sehingga penanganan harus
dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi, kata Ketua DPRD.
Segenap DPRD Lampung memberikan perhatian terhadap percepatan
penyelesaian infrastruktur strategis, termasuk Bendungan Way Sekampung dan Bendungan
Margatiga, sebagai bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Dan kami turut mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang yang difasilitasi oleh Bappeda sebagai forum strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, serta dalam menyelaraskan perencanaan pembangunan daerah. Ujar ahmad Giri yang memakili DPRD lampung.
Selain itu DPRD lampung berkomitmen untuk terus mengawal seluruh
tahapan perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan daerah, guna mewujudkan
pembangunan yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan berorientasi pada
peningkatan kesejahteraan masyarakat
Dalam kutipan sambutan yang disampaikan Gubernur Lampung, Rahmat
Mirzani Djausal, S.T., M.M., ia menekankan bahwa sektor pertanian masih
menjadi tulang punggung perekonomian daerah, dengan kontribusi signifikan
terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Lampung. Oleh karena
itu, dukungan kebijakan dan pembangunan infrastruktur menjadi faktor kunci
dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
“ sekitar sepertiga PDRB Lampung ditopang dari sektorpertanian
dengan jutaan masyarakat menggantungkan hidup didalamnya”, ujar Gubernur Mirza
Hal yang sama disampiakan
Dr. Ir. Restuardy Daud, M.Sc., Direktur
Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, yang turut menghadiri
ia mengatakan, Arah kebijakan
pembangunan difokuskan pada penguatan ketahanan pangan dan energi, peningkatan
kualitas sumber daya manusia, hilirisasi ekonomi, pembangunan kewilayahan,
serta percepatan pengentasan kemiskinan, dan ia menambahkan bahwa musrenbang
merupakan instrumen penting dalam memastikan
keterpaduan perencanaan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah. (DN.001)

