Program Desaku Maju Terintegrasi Secara Nasional

DETAK NUSANTARA | LAMPUNG. Melalui program Desaku maju yang diusung  pemerintah provinsi Lampung  menggelar kegiatan pada Minggu (4/5)  terkait Pelatihan Operator Mesin Pengering (Bed Dryer) dan Manajemen Bisnis dilaksanakan di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan,.,Dilansir dari kominfotik, Rabu (8/4/2026)

Gubernur lampung , Rahmat Mirzani Djausal yang diwakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung, Anang Risgiyanto,  Mengatakan; Program DesaKu Maju merupakan bagian dari transformasi ekonomi desa yang dirancang secara terarah dan berkelanjutan, sekaligus mencerminkan kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat struktur ekonomi dari tingkat akar rumput.

Fokus hilirisasi terletak pada pengembangan tiga komoditas utama, yakni padi, jagung, dan singkong, yang dinilai mampu menjadi penggerak utama ekonomi Lampung dari desa, ujar Anang 

Anang kemudian menjelaskan, Kualitas hasil panen dapat ditingkatkan melalui  pemanfaatan teknologi pasca panen seperti mesin pengering (bed dryer), yang kemudian pemanfaatan sisa hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah, termasuk pakan ternak berbasis bahan lokal. dan berorientasi pada  ekonomi sirkular di perdesaan.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan Kawasan Desa Mandiri Pangan, serta Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),  berdasarkan penjelasan " Anang ; program nasional tersebut secara otomatis akan terintegrasi Melalui Program DesaKu Maju  

Utama dari hilirisasi komoditas pertanian fokus pada padi, jagung, dan singkong yang nanti akan didorong melalui peranan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), (DN.001)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Program Desaku Maju Terintegrasi Secara Nasional
  • Program Desaku Maju Terintegrasi Secara Nasional
  • Program Desaku Maju Terintegrasi Secara Nasional
  • Program Desaku Maju Terintegrasi Secara Nasional
  • Program Desaku Maju Terintegrasi Secara Nasional
  • Program Desaku Maju Terintegrasi Secara Nasional