Warga Kritik Normalisasi Sungai Way kandis
DETAK NUSANTARA | LAMPUNG, Pekerjaan Normalisasi sungai way kandis, tanjung senang bandar lampung mendapat kecaman masyarakat setempat, pasalnya pengerukan sungai yang dilakukan hanya setengah hatii dilkerjakan, Dari hasil pantauan detak nusantara dilokasi pekerjaan yang sedang berlangsung terdapat pada bagian dinding talud bawah yang tidak dilakukan pengangkatan puing-puing .
"Sarmin" Warga kelurahan pematang wangi yang keseharianya melakukan pekerjaan sebagai petani diarea kelurahan way kandis ia mengatakan pengerukan harus dilakukan pembongkaran habis, Kalau mau lancar. Kalau tidak dilakukaln pembongkaran dikhawatirkan ketika hujan besar akan menimbukan luapan air dan akan naik ke permukaan, ujarnya. Kamis (30/4/2026)
Dan saya perhatikan pekerjaanya tidak rapih, ia berharap untuk dilakukan pembongkaran pada bagian pinggir-pinggir sungai, biar lancar dan tidak meluap air ke warga, ia laporkan juga tempo hari pernah mengalami bankir sampai kerumah-rumah warga. Kata sarmin.
Hal yang sama dikatakan dani, warga kelurahan way kandis yang kebetulan berada ditempat lokasi pekejaan, dia kurang puas pada pengerukan sungai, dikarenakan pekerjaan tersebut tidak dilakukan galian secara merata, yang seharusnya untuk mengurangi banjir naik ke permukaan harus dilakukan pembongkaran lapisan batuan yang masih menempel dengan alat berat. Katanya
Dani menambahkan, pekerjaan ini dimulai dari jembatan di depan yang berbatasan antara kelurahan way kandis dengan kelurahan pematang wangi.
Normalisasi sungai way kandis yang sedang berlangsung dilaksanakan oleh satuan kerja Balai besar (BBWS) way Sekampung provinsi lampung, diharapkan tidak terjadi lagi luapan air sungai yang masuk pemukiman warga setelah dilakukan perbaikan.
Joni, operator eksavator alat berat ketika dijumpai dilokasi mengatakan pekerjaan galian sungai atau normalisasi sungai way kandis sepanjang 3 kiilo dengan lebar galian lebih kurang 5 meter. Ujarnya.
Untuk pekerjaan yang sama, kata joni, selain disini ada dua lokasi lain, yaitu dijaga baya dan dekat UIN
Warga setempat yang bernama Bahri, menyebutkan Alhamdulillah sudah dilakukan pengerukan sungai, sehingga nantinya akan lancar dan secara pribadi merasa senang, semoga tidak ada vanjir lagi. Ujar Bahri
Menurut infirmasinya, yang udah pastii Selama ini kan banjir, kejadian banjir tersebut memang sempat mengenai rumahnya.
Dia berharap kepada pemerintah supaya dilakukan pekerjaan pemasangan talud pada bibir-bibir sungaii, pinta dia
Serupa dengan perkataan yang diucapkan oleh ketua RT setempat, menurut Fajri nursyam, ia berharap dengan dilakukan normalisasi sungai inj, kedepanya tidak terjadi lagu banjir, dan jugaengucapkan Terima kasih atas perhatian pemerintah, ujarnya (DN.001)
