ITERA Bersama LLI Diskusi Kerjasama Konservasi TNWK

 

DETAK NUSANTARA | LAMPUNG, Wakil Rektor (warek) Institut Teknologi Sumatera (Itera)  Ir. Arif Rohman, S.T., M.T., Menyebutkan Itera menyambut baik rencana kerja sama bersama PT Living Landscapes Indonesia (LLI) dan Taman Nasional Way Kambas (TNWK),di bidang konservasi alam, pengembangan pembiayaan konservasi, analisis kewilayahan, serta riset biodiversitas di kawasan TNWK , hal tersebut dikatakan Arif Rohman saat memberi sambutan pada kegiatan diskusi yang berlangsung di Ruang Rapat Besar Gedung A Itera, Jumat (22/5/2026)

Ia katakan kembali, Taman Nasional Way Kambas merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), sehingga kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan, baik dalam aspek konservasi maupun pengembangan ilmu pengetahuan

Kendati demikian, Itera memiliki sejumlah program studi yang relevan dengan bidang tata ruang dan kehutanan, di antaranya Rekayasa Kehutanan, Biologi, Teknik Geomatika, Arsitektur, Arsitektur Lanskap, serta Teknik Lingkungan, Selain itu, Itera juga didukung oleh dosen-dosen yang aktif melakukan riset di bidang ekologi, konservasi spesies, dan keanekaragaman hayati, termasuk Rizki Kurnia Tohir, S.Hut., M.Si., dari Pusat Riset Biodiversitas Itera. ujarnya

Kegiatan Diskusi tersebut dihadiri oleh Madina Rain Firdaus (Direktur PT LLI), Prof. Beth Kaplin, Ph.D. (Profesor Ilmu Konservasi Universitas Rwanda dan Universitas Massachusetts Boston), serta Sukatmoko (perwakilan Taman Nasional Way Kambas). Kehadiran mereka diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Itera, Ir. Arif Rohman, S.T., M.T., yang didampingi oleh Kepala Biro Akademik, Perencanaan, dan Umum, Eko Feri Kurniawan, S.Si., M.Si., Dosen Biologi Itera, Dian Anggria Sari, S.Si., M.Si., serta perwakilan Pusat Riset Biodiversitas Itera, Rizki Kurnia Tohir, S.Hut., M.Si.

Dalam penyampaianya, Direktur PT Living Landscapes Indonesia, Madina Rain Firdaus, memberi apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh Itera. Ia bahkan menilai bahwa diskusi ini menjadi langkah awal yang penting dalam merumuskan arah kerja sama antara Itera, LLI, dan TNWK. “Kunjungan ini bertujuan untuk membahas rencana kerja sama, termasuk pengembangan akses jalan, lokasi persemaian, serta berbagai aspek dalam pengembangan konservasi di Taman Nasional Way Kambas,” ujar Madina.

Pada kegiatan tersebut PT  LLI telah menghadirkan Prof. Beth Kaplin, Ph.D., seorang ilmuwan konservasi yang berfokus pada penguatan keterkaitan antara sains dan kebijakan publik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan serta perlindungan keanekaragaman hayati, selain itu  Prof. Beth juga memiliki pengalaman sebagai Presiden Association for Tropical Biology and Conservation (ATBC).

 

Sebagai institusi pendidikan yang berbasis sains dan teknologi, Itera telah memiliki Kebun Raya Itera seluas 75,52 hektare yang berfungsi sebagai kawasan konservasi tumbuhan, pusat penelitian, serta sarana edukasi dan wisata ramah lingkungan. Sementara dari  pihak Taman Nasional Way Kambas pada kesempatan itu turut membuka peluang akses bagi Itera untuk mengumpulkan spesimen tanaman yang akan diteliti dan dikembangkan di Kebun Raya Itera.

Melalui keguatan diskusi ini, diharapkan terjalin sinergi dan kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi, industri, dan pengelola kawasan konservasi dalam mendukung pelestarian lingkungan serta pengembangan riset biodiversitas di Indonesia.Dilansir dari sumber Humas Itera (DN.001)

 

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • ITERA  Bersama  LLI  Diskusi Kerjasama Konservasi TNWK
  • ITERA  Bersama  LLI  Diskusi Kerjasama Konservasi TNWK
  • ITERA  Bersama  LLI  Diskusi Kerjasama Konservasi TNWK
  • ITERA  Bersama  LLI  Diskusi Kerjasama Konservasi TNWK
  • ITERA  Bersama  LLI  Diskusi Kerjasama Konservasi TNWK
  • ITERA  Bersama  LLI  Diskusi Kerjasama Konservasi TNWK