Rektor Itera Terima Penghargaan Dari Kementerian Hukum

DETAK NUSANTARA | LAMPUNG, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Lampung, Taufiqurrakhman, S.Sos., S.H., M.Si., menyerahkan piagam kepada Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera ) Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, atas capaian Itera dalam mendorong penguatan inovasi dan perlindungan kekayaan intelektual melalui pengajuan paten hasil riset sivitas akademika.

Dilansir dari sumber Humas Itera,Menyebutkan;  Itera telah tercatat mengajukan 122 permohonan paten dan paten sederhana sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Provinsi Lampung dengan permohonan paten dan paten sederhana

Acara penyerahan piagam yang berlangsung di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Lampung, tersebut sekaligus penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara perguruan tinggi dan Kementerian Hukum Provinsi Lampung yang  dilaksanakan serentak di seluruh kantor wilayah Kementerian Hukum di Indonesia dengan pusat kegiatan nasional berlangsung di Bandung.

Dalam acara yang diselenggarakan secara daring telah menghadirkan beberapa narasumber di antaranya Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Stella Christie, A.B., Ph.D., filsuf Rocky Gerung, serta pengamat dan mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan,

Sebagai Catatan Tambahan,” Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Karena itu, sinergi dengan pemerintah menjadi penting untuk mendukung perlindungan dan pengembangan kekayaan intelektual”

Dalam menyikapi itu semua,”Taufiqurrakhman”, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Lampung memberikan penilaian secara umum, menurut ia inovasi, kreativitas, dan kemampuan intelektual merupakan aset penting bangsa yang perlu mendapatkan perlindungan hukum melalui sistem paten. “Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Karena itu, sinergi dengan pemerintah menjadi penting untuk mendukung perlindungan dan pengembangan kekayaan intelektual,” ujar Taufiqurrakhman.Selasa (12/5/2026)

Kemudian hal yang sama disampaikan Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha,ia  menyebutkan terkait penguatan akses, bahwa capaian tersebut menjadi indikator tumbuhnya budaya riset terapan di lingkungan Itera, karena penguatan inovasi dan hilirisasi hasil penelitian menjadi bagian penting dalam mendukung kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan nasional. Kata I nyoman

“Masuknya Itera ke empat besar nasional untuk permohonan paten sederhana merupakan hasil kerja kolektif sivitas akademika dalam mengembangkan inovasi yang tidak hanya berhenti pada penelitian, tetapi juga diarahkan agar memberi dampak nyata bagi masyarakat,kemudian Ia menambahkan, penguatan budaya inovasi akan terus didorong sebagai strategi Itera dalam mempercepat kontribusi perguruan tinggi di bidang sains dan teknologi.ujarnya

kolabororasi dan Kerja sama antara perguruan tinggi dan Kementerian Hukum yang mencakup penguatan akses pengajuan hak paten atas inovasi dan karya yang dihasilkan sivitas akademika, diharapkan agar mampu mendorong hilirisasi riset sekaligus memperkuat perlindungan kekayaan intelektual di lingkungan perguruan tinggi.(DN.001)

 

 

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Rektor Itera Terima Penghargaan Dari Kementerian Hukum
  • Rektor Itera Terima Penghargaan Dari Kementerian Hukum
  • Rektor Itera Terima Penghargaan Dari Kementerian Hukum
  • Rektor Itera Terima Penghargaan Dari Kementerian Hukum
  • Rektor Itera Terima Penghargaan Dari Kementerian Hukum
  • Rektor Itera Terima Penghargaan Dari Kementerian Hukum