Ketua LPS Bekali Mahasiswa Unila Kepemimpinan
DETAK NUSANTARA | LAMPUNG, Universitas Lampung
(Unila) memfasilitasi wawasan kepemimpinan bagi mahasiswa melalui Kuliah Umum
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bertajuk “Self-Leadership dalam Ekonomi
dan Bisnis” Dan menghadirkan
Ketua Dewan Komisioner LPS, Prof. Dr. Anggito Abimanyu, S.E., M.Sc., sebagai
pembicara utama. Acara yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Unila Jumat
kemarin (4/9/2026)
Kegiatan dihadiri Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM, ASEAN Eng., Rektor Unila, Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si., Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, serta Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi. Turut hadir Dr. Ir. Suhaji Lestiadi, M.Sc., Ketua Badan Supervisi Lembaga Penjamin Simpanan, Anggota Badan Supervisi Lembaga Penjamin Simpanan, jajaran pimpinan serta peserta kuliah umum.
Momen akademik yang membahas kepemimpinan
diri dan sistem keuangan nasional ini turut dihadiri Rektor Unila Prof. Dr. Ir.
Lusmeilia Afriani, pimpinan rektorat, serta Ketua Badan Supervisi LPS Dr. Ir.
Suhaji Lestiadi beserta jajarannya.
Dalam sambutannya, Rektor Unila menegaskan
pentingnya self-leadership di
era transformasi digital dan ketidakpastian ekonomi global. Menurutnya penguasaan
kapasitas personal menjadi fondasi dasar sebelum seseorang memimpin organisasi
maupun merumuskan kebijakan publik.
Pada sesi materi, Prof. Anggito Abimanyu menekankan bahwa kunci keberhasilan studi dan karier tidak hanya ditentukan di dalam ruang kelas, tetapi juga dari aktivitas luar kelas. Mengutip konsep dari Charles Manz, beliau memaparkan delapan nilai dasar kepemimpinan diri:
- Kejujuran, kepedulian, dan kesadaran
- Motivasi, kerja keras, dan pantang menyerah
- Kesantunan serta keberanian
Penyampaian materi dikemas secara
interaktif melalui ice breaking dan
sesi tanya jawab berhadiah. Langkah ini diterapkan untuk melatih tiga
kualifikasi utama seorang pemimpin, yaitu kemampuan personal, ketajaman
pengambilan keputusan, dan keahlian spesifik. Prof. Anggito
mengingatkan agar setiap keputusan kepemimpinan selalu dilandasi pertimbangan
logis, bukan dasar subjektif.
Lewat gelaran ini, pihak kampus berharap
para lulusan Unila tidak sekadar berunggul secara akademis, tetapi juga
memiliki ketahanan mental dan kepemimpinan diri untuk bersaing di dunia kerja.Dilansir
dari sumber Humas UNILA (DN.001)

