'/> DETAK NUSANTARA | PANDUAN MASA DEPAN Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan Pupuk Riau - DETAK NUSANTARA | PANDUAN MASA DEPAN

Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan Pupuk Riau

 

DETAK NUSANTARA | RIAU - Dugaan praktik penimbunan pupuk dalam jumlah besar mencuat di Provinsi Riau. Personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai menemukan 1.389 sak pupuk dengan total berat 69.275 kilogram atau sekitar 69,2 ton di sebuah lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan pupuk di Kabupaten Kampar.

Temuan ini merupakan hasil pengembangan setelah personel Deninteldam XIX/TT lebih dahulu menghentikan dan memeriksa sebuah truk bermuatan pupuk di kawasan Simpang Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Minggu, (4/10/2026)

Sekitar pukul 00.25 WIB, petugas memeriksa truk Mitsubishi Canter HDL bernomor polisi BM 8005 SQ. Dari dalam kendaraan ditemukan 129 sak pupuk dengan berat sekitar 6,5 ton.

Pemeriksaan awal juga menemukan dugaan ketidaksesuaian pada dokumen atau surat jalan yang dibawa pengemudi. Temuan tersebut membuat petugas melakukan pendalaman terhadap asal, tujuan, serta jaringan distribusi muatan pupuk tersebut.

Jejak Muatan Mengarah ke Kampar Pengembangan tidak berhenti di Siak. Berdasarkan keterangan awal dari pengemudi dan pembantu pengemudi serta hasil pemeriksaan di lapangan, personel Deninteldam XIX/TT bergerak menuju wilayah Kabupaten Kampar.

Sekitar pukul 17.30 WIB, personel tiba di Desa SP 2 Kijang Makmur, Kecamatan Tapung Hilir. Koordinasi dilakukan dengan pemerintah desa dan unsur keamanan setempat sebelum pendalaman dilanjutkan.

Pada malam harinya, petugas menemukan aktivitas pemuatan pupuk ke sejumlah kendaraan. Dari hasil pendataan awal, terdapat enam kendaraan yang masing-masing diperkirakan memiliki kapasitas sekitar 10,5 ton. Aktivitas tersebut semakin memperkuat dugaan adanya kegiatan penyimpanan dan distribusi pupuk dalam jumlah besar di lokasi tersebut.

Pendalaman berikutnya mengarah pada lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat penimbunan. Di lokasi inilah ditemukan 1.389 sak pupuk dengan berat mencapai 69,275 ton.

Dugaan Pupuk Oplosan Belum Terbukti Temuan puluhan ton pupuk tersebut memunculkan dugaan adanya praktik peredaran pupuk bermasalah, termasuk dugaan pupuk oplosan.

Namun, dugaan tersebut belum dapat dinyatakan sebagai fakta. Kandungan pupuk, jenis barang, asal-usul, legalitas distribusi, dokumen pengangkutan, serta kemungkinan adanya pelanggaran hukum masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh instansi berwenang.

Angka 69,2 ton merupakan jumlah pupuk yang ditemukan di lokasi Kabupaten Kampar. Jumlah tersebut tidak digabungkan dengan 129 sak atau sekitar 6,5 ton pupuk yang sebelumnya ditemukan dalam truk di Kabupaten Siak.

Belum Ada Keterangan Resmi Polda Riau Temuan tersebut selanjutnya dikoordinasikan dengan unsur terkait untuk proses pendalaman dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Ditreskrimsus Polda Riau terkait hasil pemeriksaan, status barang bukti, maupun kemungkinan penetapan tersangka dalam perkara tersebut.

Karena itu, seluruh dugaan terkait penimbunan, pupuk oplosan, maupun pelanggaran distribusi masih menunggu hasil pemeriksaan resmi aparat penegak hukum.

Pengungkapan ini sekaligus membuka pertanyaan besar mengenai asal-usul puluhan ton pupuk tersebut, jalur distribusinya, serta siapa saja pihak yang berada di balik peredarannya. Pendalaman lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap seluruh rangkaian distribusi dan memastikan ada atau tidaknya pelanggaran hukum. (DN.0016)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan Pupuk Riau
  • Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan Pupuk Riau
  • Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan Pupuk Riau
  • Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan Pupuk Riau
  • Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan Pupuk Riau
  • Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan Pupuk Riau