BREAKING NEWS


 

Gelar Safari Ramadhan 1447 H, Gubernur Mirza Soroti Beberapa Sektor Penopang Pembangunan Dilampung Tengah

 

Gubernur Mirza menyerahkan bantuan dana hibah untuk masjid, santunan kepada anak yatim piatu, serta Al-Qur’an bagi masyarakat

DETAK NUSANTARA | LAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memimpin langsung Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di masjid At-Taqwa, Lampung omoharjo, Terbanggu besar Kabupatem Lampung Tengah, dilansir dari kominfotik Lampung,. Senin (23/2/2026)

Segenap jajaran pemerintah provinsi Lampung yang hadir dalam safari ramadhan sekretaris daerah ' Marindo Kurniawan, Ketua TP PKK Purnama Wulan Sari Mirza , serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Unsur forkompida dan masyarakat setempat 

Gubernur Mirza yang didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri mengatakan, Safari Ramadan menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat penting untuk memastikan setiap program berjalan tepat sasaran.

"Safari Ramadan ini ruang bagi kita untuk bertemu langsung, mendengar, dan memastikan apa yang kita kerjakan benar-benar dirasakan manfaatnya," ujar Gubernur.

Ia menyoroti beberapa sektor dilampung tengah yang menjadi penopang utama Pembanguanan daerah yang merupakan sebagai sentra produksi padi , jagung, singkong, peternakan sapi/kambing serta komoditasi hortikultura.

Kemudian Di bidang infrastruktur, Pemprov Lampung telah  mengalokasikan anggaran sekitar Rp 300 miliar untuk perbaikan jalan provinsi di Lampung Tengah pada tahun ini,  Anggaran tersebut  meningkat signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata berkisar Rp 50–60 miliar. Kata Gubernur mirza

Terdapat Sejumlah ruas prioritas yang diperbaiki antara lain Bandar Jaya–Mandala, Punggur, Seputih Surabaya–Sadewa, Metro–Kota Gajah, hingga Padang Ratu–Kalirejo–Bangunrejo dan ditargetkan  sekitar 95–98 persen jalan provinsi di Lampung Tengah dalam kondisi mantap pada tahun ini.

Pada sektor pembangunan desa, Pemprov Lampung menargetkan peningkatan jumlah Desa Mandiri di Lampung Tengah dari 561 menjadi 591 desa pada 2026, Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi, tata kelola pemerintahan desa, serta pelayanan dasar bagi masyarakat.

Pemerintah juga memperkuat penanganan stunting melalui penyediaan paket gizi tambahan bagi balita berisiko. Selain itu, layanan cek kesehatan gratis ditargetkan menjangkau 30 persen penduduk di 15 kabupaten/kota se-Lampung.

"Stunting bukan hanya soal tinggi badan, tetapi soal masa depan anak-anak kita," ucapnya.

Selanjutnya adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut menjadi perhatian. Gubernur menyebut program tersebut telah berjalan dan memberi manfaat bagi sekitar 2,7 juta anak setiap hari di Provinsi Lampung.

Sektor keagamaan, Pemprov Lampung menyalurkan bantuan ke ratusan masjid, musala, TPA, dan rumah ibadah di 15 kabupaten/kota dengan  memberikan insentif kepada guru ngaji, ustaz, pendeta, dan penjaga rumah ibadah sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

Ia juga menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan karakter dan spiritualitas masyarakat. "Membangun Lampung bukan hanya membangun jalan dan gedung, tetapi juga membangun iman, karakter, dan kebersamaan," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, kemudian Gubernur menyerahkan bantuan dana hibah untuk masjid, santunan kepada anak yatim piatu, serta Al-Qur’an bagi masyarakat. Bantuan tersebut adalah bagian dari program penguatan keagamaan dan sosial yang digulirkan Pemprov Lampung selama Ramadan.

Terpisah, Plt Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menyambut baik perhatian Pemprov Lampung terhadap pembangunan di daerahnya. Ia menyebut alokasi anggaran perbaikan jalan provinsi tahun ini sebagai yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

"Kehadiran Gubernur di tengah masyarakat menjadi semangat baru bagi kami untuk bersama-sama membangun Lampung Tengah," ucap Komang.

Semoga Safari Ramadan dapat mempererat ukhuwah dan memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Dengan kolaborasi tersebut, pembangunan di Lampung Tengah diharapkan semakin merata dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Harap dia.(DN.01)