Presiden Donal Trump Umumkan Meninggalnya Petinggi Iran, Indonesia Siap Menjadi Garda Perdamaian
DETAK NUSANTARA | Presiden Amerika Serikat Mengumumkan kedunia, bahwa Pimpinan tertinggi Iran Ayatulloh Ali Khamenei dikabarkan meninggal dunia pada hari minggu (1/3) sejak rangkaian serangan rudal Amerika Serikat Dan Israil ke wilayah Iran.
Dalam Unggahan yang dilansir @realdonaldtrump menyebutkan Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah dan dia telah meninggal dunia, orang-orang dari banyak negara di seluruh dunia, telah dibunuh atau disiksa oleh Khamenei dan gengnya yang kejam, dan Dia tidak dapat menghindari dari intelijen kami dengan sistem pelacakan yang sangat canggih, dan bekerja rapat dengan Israel, Kata Donal trump.
Ini adalah satu-satunya kesempatan terbesar bagi rakyat Iran untuk mengambil kembali negaranya. Kami mendengar bahwa banyak dari IRGC, militer, dan kekuatan keamanan dan polisi lainnya, tidak ingin berperang lagi, dan mencari kekebalan dari kami. Seperti yang ia pernah katakan "Sekarang mereka bisa mendapatkan kekebalan, nanti mereka hanya mendapatkan Kematian!" Semoga, proses ini akan segera dimulai, tidak hanya kematian Khamenei, tetapi negara telah hancur dalam satu hari, ujar trump
Sebelumnya pada Sabtu kemarin (28/2/2026) dikutip dari Jazeera yang menyebutkan, Iran telah melakukan serangan balik menembakan rudal balistik dan drone kearah Israil dan pangkalan Amerika Serikat dikawasan teluk, yang menjadi salah satu target serangan diluncurkan pada markas besar Armada ke-5 Angkatan Laut AS telah dihancurkan oleh rudal Iran,
Kabar dari dalam negeri dikutip dari tempodotco, Indonesia menyatakan akan mengajukan diri untuk berperan dalam memediasi pada pihak yang berkonflik, " Presiden Prabowo Subianto akan terbang ke Iran sebagai juru damai antara Amerika Serikat dan Iran, Hal ini telah dikemukakan oleh menteri Luar Negeri. (DN.01)

