MOU Antara Unila Dengan Duta Besar Palestina
DETAK
NUSANTARA | LAMPUNG, Kehadiran Duta besar Palestina Di Universitas Lampung (Unila) disambut
baik oleh jajaran dan pimpinan unila yang berlangsung di Ruang Rapat Senat
lantai dua Gedung Rektorat Unila., dilansir dari sumber unila.ac.id/ pada hari
selasa (21/4/2026)
Sejumlah
pimpinan Unila yang menghadiri Acara tersebut adalah Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Eng.
Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., Dekan FMIPA Unila Dr. Eng. Heri Satria, S.Si.,
M.Si., Kepala BPKHM Unila, tim Kerja Sama Unila, serta tim dari Kedutaan Besar
Palestina di Indonesia.
Misi utama
kehadiran duta besar palestina di Universitas Lampung dalam rangka penandatanganan
nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/ ( MoU) antara Rektor Unila Prof.
Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng dengan duta Besar Negara Palestina untuk Republik
Indonesia, H.E. Mr. Abdalfatah A.K. Alsattari, salah tujuan utama memperkuat
kerja sama antara Unila dan Kedutaan Besar Palestina, khususnya dalam
pelaksanaan tridarma perguruan tinggi meliputi pendidikan, penelitian, dan
pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu,
kerja sama tersebut akan menjadi komitmen Unila dalam membuka peluang yang
lebih luas bagi masyarakat Palestina untuk mengakses pendidikan tinggi di
Indonesia, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjunjung nilai
solidaritas dan kemanusiaan global.
Dalam
kesempatan tersebut, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani atau sering disapa Prof. Lusi mennyampaikan ungkapan dalam sambutanya, dia menyebutkan “ Unila
telah menjalin hubungan baik dengan Palestina, salah satunya melalui penerimaan
mahasiswa asal Palestina” Kemudian, Unila
juga terbuka terhadap berbagai bentuk
kolaborasi dengan institusi internasional.ujar Prof..lusi
Dalam kutipan berbahas inggris, yang disampaiakan prof.lusi yang mengatakan,
“We are also pleased to share that Unila
has welcomed students from Palestine. Currently, we have two Palestinian
students studying at our university. Unila is also open to collaboration with
all participating institutions. Together we can strengthen cooperation and
build meaningful partnership between Unila Indonesia, Palestine, and the global
community”
(Kami juga
sangat senang bahwa Unila menerima mahasiswa dari Palestina. Saat ini, ada dua
mahasiswa Palestina yang berkuliah di kampus kami. Unila juga terbuka untuk
berkolaborasi dengan berbagai institusi. Bersama, kita dapat memperkuat kerja
sama dan membangun kemitraan yang bermakna antara Unila Indonesia, Palestina,
dan komunitas global),” kata Prof. Lusi.
“I’m proud to be here today. We would like to thank you for the big support to Palestine and the Palestinian people. We know that your university stands with the Palestinian people strictly, and you have shown very big solidarity with my people"
(Saya merasa bangga
berada di sini hari ini. Kami ucapkan terima kasih atas dukungan yang besar
untuk Palestina dan masyarakat Palestina. Kami tahu bahwa Unila bersama dengan
masyarakat Palestina, dan kalian telah menunjukkan solidaritas yang kuat
terhadap rakyat kami),” ungkapnya.
Rasa bangga pun serupa yang dirasakan Duta Besar Palestina, ia
katakan rasa bangga dan apresiasinya
atas dukungan yang diberikan Indonesia, khususnya Unila, kepada rakyat
Palestina.
Ada
satu harapan pasca penandatanganan nota kesepahaman yang merupakan intisari
dari acara, yaitu terjalin sinergi yang kuat antara Unila dan Kedutaan Besar
Palestina, dalam memberikan kontribusi
nyata pengembangan pendidikan, kerja
sama internasional, dan hubungan bilateral yang lebih erat. (DN,001)
