2026, Peserta SMMPTN Barat ITERA Meningkat
DETAK NUSANTARA | LAMPUNG, Institut Teknologi
Sumatera (Itera) menerapkan sistem pengawasan yang ketat dan berlapis untuk
menjamin integritas proses seleksi dalam melaksanakan Ujian Seleksi Mandiri
Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat), yang berlangsung Rabu,
(17-5- 2026)
Jalur seleksi yang diselenggarakan bersama
Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Wilayah Barat ini menjadi
salah satu upaya Itera dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi calon
mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia yang belum berkesempatan mengikuti
seleksi atau belum lolos pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi
(SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Dalam Pelaksanaan
ujian, Itera melakukan pemantauan secara langsung oleh pimpinan Itera yang
diwakili Kepala Biro Akademik, Perencanaan, dan Umum, Eko Feri Kurniawan,
S.Si., M.Si., bersama Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru, Dr. Abdul Rajak,
M.Si. Pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ujian berlangsung
sesuai prosedur serta memberikan kenyamanan bagi peserta.
Sistem pengawasan yang dilakukan, Sebelum
memasuki ruang ujian, peserta menjalani pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi
logam dan hanya diperbolehkan membawa kartu identitas, kartu peserta ujian,
serta ijazah dan Selama ujian berlangsung, setiap ruang diawasi oleh dua orang
pengawas dan satu orang teknisi.
Pada kesempatan tersebut Kepala Pusat
Penerimaan Mahasiswa Baru Itera, Dr. Abdul Rajak, M.Si., mengatakan, sebanyak
489 peserta mengikuti ujian SMMPTN-Barat di lokasi ujian Itera. Pelaksanaan
ujian dibagi ke dalam dua sesi, yakni sesi pagi dan sesi siang.
Jumlah peminat Itera melalui jalur SMMPTN-Barat tahun
2026 mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Tercatat, jumlah pendaftar mencapai 1.869 orang atau meningkat sekitar 65 %
dibandingkan tahun 2025 yang berjumlah 1.127 pendaftar. Ujarnya
Ia juga menilai dengan “Tingginya minat masyarakat pada
jalur SMMPTN-Barat menjadi indikator bahwa Itera semakin dikenal sebagai
perguruan tinggi yang mampu memberikan pendidikan berkualitas dan relevan
dengan kebutuhan masa depan. Kami berharap para peserta dapat mengikuti seluruh
tahapan seleksi dengan baik dan memperoleh hasil yang terbaik,” jelas Abdul
Rajak
Berdasarkan data pendaftaran SMMPTN-Barat 2026, lima program studi dengan jumlah peminat terbanyak adalah Farmasi dengan 246 peminat, disusul Teknik Pertambangan sebanyak 213 peminat, Teknik Sipil dan Teknik Geologi yang masing-masing diminati 122 pendaftar, serta Teknik Industri dengan 108 peminat
program
studi unggulan di Itera terdapat lima program studi dengan jumlah peminat
terbanyak diantaranya, Farmasi dengan 246 peminat, Teknik Pertambangan sebanyak
213 peminat, Teknik Sipil dan Teknik Geologi yang masing-masing diminati 122
pendaftar, serta Teknik Industri dengan 108 peminat.
Dalam Pelaksanaan
ujian, Itera telah melibatkan 48 pengawas yang terdiri atas dosen dan tenaga
kependidikan yang dipusatkan di Gedung Laboratorium Teknik 1, Laboratorium
Teknik 3, dan Laboratorium Teknik 5 (Laboratorium OZT), selai itu Panitia juga
menyediakan layanan helpdesk di lantai 1 Gedung Kuliah Umum 1 Itera serta pos
kesehatan guna memastikan peserta memperoleh layanan yang optimal selama
pelaksanaan ujian.
Melalui laman smt.itera.ac.id.Itera memberikan kesempatan kepada para peserta yang belum lolos mellaui jalur SMMPTN-Barat untuk bergabung melalui seleksi Mandiri Terpadu (SMT) Itera hingga 29 Juni 2026 yang terdiri dari Jalur Prestasi Khusus (PK) bagi calon mahasiswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik, Jalur Nilai Rapor bagi peserta yang tidak lolos SNBP, serta Jalur Nilai UTBK bagi peserta yang tidak lolos SNBT
Itera terus berkomitmen memberikan kesempatan
yang lebih luas bagi calon mahasiswa untuk memperoleh pendidikan tinggi
berkualitas dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui penguasaan ilmu
pengetahuan, teknologi, dan inovasi.Dilansir dari sumber Humas Itera (DN.001)

