Kolaborasi Kemanusiaan PMI Lampung Dorong Kesiapsiagaan Bencana


DETAK NUSANTARA | LAMPUNG, Sinergi lintas sektor mewarnai perayaan ulang tahun ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) di Provinsi Lampung. Perayaan ini menjadi momentum penting untuk mengubah paradigma kesiapsiagaan darurat dan aksi sosial dari sekadar program kelembagaan menjadi gaya hidup masyarakat setempat.

Langkah ini tercermin dari rangkaian aksi nyata yang menyasar langsung kebutuhan dasar warga di berbagai kabupaten dan kota.


Menghadapi tantangan cuaca ekstrem serta fenomena alam, organisasi kemanusiaan ini bergerak aktif menyalurkan bantuan ke wilayah-wilayah terdampak.

Krisis Air Bersih: Sebanyak 445.400 liter air bersih telah disalurkan kepada 57.031 warga yang tersebar di 71 lokasi kerawanan, melingkupi kawasan Bandar Lampung, Pesawaran, Lampung Selatan, hingga Pringsewu.

Mitigasi Erupsi Gunung Krakatau: Guna mengantisipasi bahaya abu vulkanik, sebanyak 30.000 masker didistribusikan secara masif kepada masyarakat di empat daerah terdampak utama.

Layanan Kesehatan Gratis: Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan lokal, program cek kesehatan tanpa biaya digelar pada 17–18 September 2026, menyasar masyarakat umum serta para pengemudi transportasi daring.


Keberhasilan program kemanusiaan di Lampung tidak lepas dari partisipasi aktif sektor swasta dan perbankan. Dalam agenda donor darah yang berlangsung pada 16–18 September 2026, tercatat sebanyak 1.550 calon pendonor dari komunitas ojek online turut ambil bagian.

Bank Mandiri: Memberikan insentif dana senilai Rp200.000 bagi peserta yang berhasil mendonorkan darahnya.

PT Asia Makmur: Menyalurkan paket bahan pokok bagi para pendonor, serta mendonasikan 75 unit kursi roda yang dibagikan secara gratis kepada lansia dan penyandang disabilitas di 15 kabupaten/kota.


Kemajuan daerah tidak hanya diukur dari angka pertumbuhan ekonomi atau megahnya infrastruktur fisik, tetapi juga dari tingginya empati dan kesadaran sosial warga. Penanaman nilai gotong royong serta mitigasi mandiri, terutama di wilayah pesisir yang rawan bencana, menjadi fokus jangka panjang untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Untuk memastikan keberlanjutan nilai-nilai kepalangmerahan, PMI Lampung merancang sejumlah agenda khusus anak muda:

1. PMI Goes to School: Sosialisasi dan edukasi kesiapsiagaan sejak dini di lingkungan sekolah.

2.Kompetisi Edukatif: Penyelenggaraan Lomba Tandu Darurat dan Lomba Reels Edukasi Kemanusiaan guna mengasah keterampilan praktis serta pemanfaatan media digital secara positif.

Rangkaian acara peringatan ulang tahun ini ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua PMI Lampung, Purnama Wulansari Mirza, yang diserahkan kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, pada Kamis (17/9/2026) di Bandar Lampung sebagai simbol solidnya kemitraan pemerintah dan relawan. (DN.001)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Kolaborasi Kemanusiaan PMI Lampung Dorong Kesiapsiagaan Bencana
  • Kolaborasi Kemanusiaan PMI Lampung Dorong Kesiapsiagaan Bencana
  • Kolaborasi Kemanusiaan PMI Lampung Dorong Kesiapsiagaan Bencana
  • Kolaborasi Kemanusiaan PMI Lampung Dorong Kesiapsiagaan Bencana
  • Kolaborasi Kemanusiaan PMI Lampung Dorong Kesiapsiagaan Bencana
  • Kolaborasi Kemanusiaan PMI Lampung Dorong Kesiapsiagaan Bencana