Puluhan Pekerja PT RAS Tuntut Perbaikan Hunian

 


DETAK NUSANTARA | RIAU- ROKAN HULU,  Keselamatan keluarga buruh PT Riau Anugrah Sentosa (RAS) di Desa Teluk Sono, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, kian terancam akibat kondisi perumahan karyawan yang memprihatinkan. Kejadian naas menimpa salah satu anak pekerja yang tersengat kalajengking di dalam rumah pada Senin (14/9/2026).

Insiden tersebut diduga memicu kekhawatiran meluas di kalangan penghuni. Celah pada dinding kayu yang mulai melapuk serta keretakan di area lantai menjadi jalur masuk utama bagi berbagai satwa liar berbisa ke area dalam bangunan.

Kondisi fisik bangunan yang rapuh melahirkan kecemasan berulang bagi para buruh. Mereka mengkhawatirkan keselamatan anggota keluarga dari ancaman hewan berbahaya lain, seperti ular dan lipan, yang sewaktu-waktu dapat menyusup melalui bagian rumah yang rusak.

Tanggapan Manajemen Dinilai Belum Solutif


Upaya pelaporan telah dilayangkan perwakilan karyawan kepada jajaran manajemen, dalam hal ini jajaran Asisten dan Askep perusahaan. Namun, langkah penanganan yang diberikan dinilai sebatas saran sementara—seperti menaburkan garam—tanpa ada tindakan perbaikan struktur bangunan secara konkret.

Merasa aduannya belum mendapat penanganan memadai, para pekerja melimpahkan penanganan aspirasi ini kepada Pengurus Daerah Kongres Aliansi Federasi Serikat Buruh Perkebunan Indonesia (FSBPI-KASBI) Riau.

Di samping masalah kerusakan bangunan lama, persoalan wacana pembangunan kompleks perumahan baru di Afdeling V turut dipertanyakan. Janji realisasi proyek hunian yang digulirkan sejak 2025 tersebut belum tampak hingga September 2026. Lahan yang semula dialokasikan untuk fondasi perumahan justru beralih fungsi menjadi area lapangan olahraga, tanpa kejelasan tindak lanjut atas anggaran yang sempat direncanakan.

Pendampingan Hukum dari Serikat Buruh


Menanggapi situasi tersebut, Ketua FSBPI-KASBI Riau, Waonasokhi Giawa, menegaskan komitmennya untuk mengawal tuntutan para buruh. Pihaknya mendesak manajemen PT RAS agar segera merealisasikan pembenahan fasilitas tempat tinggal demi menjamin keamanan para karyawan dan keluarga.

Sikap tegas disampaikan serikat buruh untuk menempuh mekanisme hukum yang berlaku manakala pihak manajemen tidak kunjung memberikan respons serta solusi nyata atas kondisi perumahan tersebut.

Hingga berita ini ditayangkan, manajemen PT Riau Anugrah Sentosa belum memberikan pernyataan atau klarifikasi resmi mengenai keluhan fasilitas hunian yang disampaikan oleh para pekerjanya.(**)
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Puluhan Pekerja PT RAS Tuntut Perbaikan Hunian
  • Puluhan Pekerja PT RAS Tuntut Perbaikan Hunian
  • Puluhan Pekerja PT RAS Tuntut Perbaikan Hunian
  • Puluhan Pekerja PT RAS Tuntut Perbaikan Hunian
  • Puluhan Pekerja PT RAS Tuntut Perbaikan Hunian
  • Puluhan Pekerja PT RAS Tuntut Perbaikan Hunian