Hasil Ops Antik Krakatau 2026 Polda Lampung

DETAK NUSANTARA |  LAMPUNG, Komitmen Polda Lampung beserta jajaran kepolisian daerah dalam memutus rantai peredaran barang haram membuahkan hasil signifikan. Lewat gelaran Operasi Antik Krakatau 2026 yang berlangsung selama dua pekan (14–27 September 2026), aparat penegak hukum memusnahkan potensi ancaman narkoba di wilayah Sang Bumi Ruwa Jurai.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin Kemarin (28/9/2026), kepolisian mengonfirmasi penangkapan 530 tersangka dari 379 perkara penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang berhasil diungkap.

Operasi berskala besar ini mengerahkan kekuatan penuh sebanyak 779 personel gabungan—terdiri atas 160 personel Satgas Polda Lampung serta 619 personel dari seluruh Polres jajaran. Hasilnya, target operasi (TO) perorangan sebanyak 81 orang tersapu bersih 100 persen, ditambah penindakan terhadap 449 tersangka non-TO. Selain itu, petugas menyisir 81 lokasi TO dan 298 titik lokasi non-TO.

Dari deretan pengungkapan tersebut, barang bukti yang disita didominasi oleh kristal putih sabu-sabu dengan bobot fantastis mencapai 85,9 kilogram (85.916,71 gram). Barang bukti lain yang turut disita meliputi:

Narkotika Sintetis & Alami:, Tembakau sintetis seberat 463,6 gram, 49,34 gram ganja kering beserta 8 batang pohon ganja, 274 butir pil ekstasi (plus 2,37 gram bentuk serbuk), serta 1.309 unit Etomadate. 309 butir obat-obatan berbahaya dan uang tunai hasil transaksi senilai Rp67,78 juta, dan 27 unit sepeda motor dan 9 unit mobil.

Total estimasi nilai ekonomis dari keseluruhan barang bukti tersebut menembus angka Rp158,83 miliar. Langkah taktis ini diperkirakan berhasil menyelamatkan setidaknya 432.356 jiwa masyarakat dari bahaya kecanduan narkoba.

Guna memberikan efek jera, para tersangka bakal dijerat dengan pasal berlapis sesuai peran masing-masing, mengacu pada Pasal 609 ayat (2) huruf A dan B UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, jo. Pasal 612 UU No. 1/2023, serta Pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran personel yang bertugas selama operasi berlangsung. Kapolda menekankan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan kepolisian, melainkan butuh keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Sinergi masyarakat sangat krusial dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkotika,” ujar Irjen Pol Helfi

Ia juga mengingatkan warga Lampung agar tidak ragu memanfaatkan kanal aduan cepat melalui  Call Center Polisi 110  atau aplikasi Siger Presisi Lampung jika menemukan indikasi kejahatan maupun potensi gangguan ketertiban di lingkungan sekitar.(**)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Hasil Ops Antik Krakatau 2026 Polda Lampung
  • Hasil Ops Antik Krakatau 2026 Polda Lampung
  • Hasil Ops Antik Krakatau 2026 Polda Lampung
  • Hasil Ops Antik Krakatau 2026 Polda Lampung
  • Hasil Ops Antik Krakatau 2026 Polda Lampung
  • Hasil Ops Antik Krakatau 2026 Polda Lampung