'/> DETAK NUSANTARA | PANDUAN MASA DEPAN Kualitas Udara Buruk, Rokan Hulu Alihkan Pembelajaran - DETAK NUSANTARA | PANDUAN MASA DEPAN

Kualitas Udara Buruk, Rokan Hulu Alihkan Pembelajaran

 

DETAK NUSANTARA | RIAU, Memburuknya paparan kabut asap memicu tindakan cepat dari Pemkab Rokan Hulu demi menjaga kesehatan para siswa. Mulai Rabu (7/10/2026), seluruh siswa tingkat PAUD, SD, hingga SMP negeri maupun swasta di wilayah Rokan Hulu diinstruksikan untuk memindahkan kegiatan belajar mengajar ke rumah secara dalam jaringan (daring).

Keputusan tegas ini dimuat dalam Surat Edaran (SE) Bupati Rokan Hulu Nomor 37 Tahun 2026 mengenai Kewaspadaan dan Langkah Antisipasi Dampak Kabut Asap bagi Satuan Pendidikan, yang diterbitkan di Pasir Pengaraian pada Selasa (6/10/2026).

Sekretaris Dinas Pendidikan Rokan Hulu, Mawardi, menjelaskan bahwa instruksi tersebut datang langsung dari Bupati Anton, ST, MM. Kebijakan ini diambil berdasarkan pemantauan kondisi udara sekitar sekaligus merujuk pada SE Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Nomor 20 Tahun 2026 terkait layanan pendidikan di zona terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dalam aturan tersebut ditetapkan bahwa pengalihan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) berlangsung selama dua hari, yakni pada Rabu (7/10/2026) dan Kamis (8/10/2026). Sepanjang masa berlaku edaran ini, para murid dilarang keras mendatangi area sekolah untuk agenda apa pun.

Selain perubahan pola belajar, pemda mengimbau seluruh komunitas sekolah dan para wali murid untuk memperketat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Para orang tua diminta ekstra waspada dengan memastikan anak-anak mereka tetap beraktivitas di dalam rumah guna menghindari paparan polusi udara luar.

Kendati murid belajar dari rumah, tenaga pengajar, kepala sekolah, dan staf kependidikan diwajibkan tetap bekerja seperti biasa. Pihak sekolah diinstruksikan untuk mengelola sistem PJJ secara optimal tanpa membebani siswa secara berlebihan.

Himbauan penyesuaian kegiatan belajar ini juga berlaku bagi lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama maupun instansi terkait lainnya. Guna memastikan imbauan berjalan tertib, Koordinator Pendidikan di tingkat kecamatan ditugaskan untuk mengawasi pelaksanaan di lapangan.

Pemerintah Daerah Rokan Hulu menegaskan akan terus memantau perkembangan mutu udara. Keputusan untuk mengembalikan pembelajaran secara tatap muka atau tindakan lanjutan lainnya bakal diumumkan resmi setelah mengevaluasi kondisi cuaca dan kualitas udara di hari berikutnya. (DN.016)

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Kualitas Udara Buruk, Rokan Hulu Alihkan Pembelajaran
  • Kualitas Udara Buruk, Rokan Hulu Alihkan Pembelajaran
  • Kualitas Udara Buruk, Rokan Hulu Alihkan Pembelajaran
  • Kualitas Udara Buruk, Rokan Hulu Alihkan Pembelajaran
  • Kualitas Udara Buruk, Rokan Hulu Alihkan Pembelajaran
  • Kualitas Udara Buruk, Rokan Hulu Alihkan Pembelajaran