Sinergi Pemprov Lampung Dan TNI Perkuat Pembangunan
DETAK NUSANTARA | LAMPUNG, Kehadiran Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela bersama Sekretaris Daerah Provinsi Marindo Kurniawan serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI mempertegas komitmen penguatan kolaborasi lintas sektor di daerah. Upacara parade yang berlangsung di Lapangan Saburai pada Senin (5/10/2026) tersebut menjadi momentum krusial dalam memantapkan koordinasi antara institusi pertahanan dan pemerintah daerah demi mengawal agenda pembangunan di Bumi Ruwa Jurai.
Kerja sama antara pemerintah daerah dan korps militer memegang peranan vital untuk menjaga stabilitas wilayah sekaligus mengakselerasi program kemasyarakatan. Lebih dari sekadar menjaga ketahanan nasional, kemitraan strategis ini mencakup berbagai sektor seperti penanggulangan bencana alam, pemberdayaan ekonomi warga, penguatan infrastruktur, hingga program bakti sosial yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan publik.
Dalam perayaan yang mengusung tema "TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur" tersebut, Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Sumarno Marjuki bertindak selaku Inspektur Upacara untuk membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Melalui pesan tertulisnya, Panglima menegaskan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap TNI merupakan buah dari dedikasi tulus seluruh prajurit dan ASN militer di berbagai penjuru tanah air.
Menghadapi dinamika global dan tantangan keamanan yang semakin kompleks, prajurit dituntut untuk terus meningkatkan kapabilitas profesionalisme serta kesiapsiagaan operasional.
Komitmen tersebut menjadi landasan utama bagi TNI dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan seluruh warga negara. Di tingkat lokal, soliditas antara jajaran Korem 043/Gatam dan Pemprov Lampung menjadi modal dasar yang kokoh dalam mewujudkan iklim daerah yang kondusif.
Kemeriahan peringatan HUT ke-81 TNI ditunjukkan melalui parade pasukan serbaguna yang melibatkan berbagai matra militer, instansi pemerintah, hingga elemen masyarakat sipil:
Kelompok Utama: Pembawa lambang tiga matra (TNI AD, TNI AL, dan TNI AU), tim korsik Agenda 21 Raden Intan, SSK gabungan Perwira Menengah dan Pertama, serta SST Polisi Militer TNI.
Batalyon Parade 1 Pasukan tempur darat yang menggabungkan personel dari Yonif PP 848, Yonif PP 892, Yonif PP 943, Yonif PP 944, dan Yonif PP 945.
Batalyon Parade 2 Unsur pertahanan laut dan udara, terdiri dari Lanal Lampung, Brigif 4 Marinir/BS, Lanud Pangeran M Bun Yamin, serta Yon Paskhas 464 Kopasgat.
Batalyon Parade 3, Kekuatan kewilayahan dari Makorem 043/Gatam, Yonif 143, Kodim 0410/Bandar Lampung, Kodim 0411/Kota Metro, dan Kodim 0421/Lamsel.
Batalyon Parade 4, Komponen pendukung kemasyarakatan yang menghimpun ASN TNI, Satpol PP, kader Bela Negara, Ormas (Hipakad dan Pemuda Panca Marga), pasukan tradisional, serta pelajar dari SMA Kebangsaan, SMAN 1 Bandar Lampung, dan SMAN 6 Bandar Lampung.
Jalannya prosesi dipimpin oleh jajaran perwira terbaik. Mayor Infanteri Seno Prasetio bertugas sebagai perwira upacara, sementara posisi Komandan Upacara dipercayakan kepada Letkol Infanteri Dewa Gede Mahendra, dengan cadangan Letkol Marinir Muhammad Rizky Umbul Biantoro. Melalui konsolidasi yang terjalin erat pada momen bersejarah ini.
Pemprov Lampung optimis sinergi keamanan dan pembangunan akan terus berjalan beriringan guna menciptakan daerah yang tangguh, aman, dan sejahtera. (DN.001)
