Tuduhan Pungli, kadis BKD ; Saat Itu saya Belum Menjabat
DETAK NUSANTARA | LAMPUNG - Kepala Badan kepegawaian Daerah (BKD)⁶ pemerintah kota bandar Lampung , Zulkifili mengelak Atas Tuduhan Dugaan Pungutan liar (PUNGLI) yang terjadi di Instansi yang dia pimpin, dikarenakan peristiwa yang terjadi kala itu dirinya belum menjabat.
Berdasarkan pengakuan Zulkifli, pihaknya akan berusaha dan mempioritaskan Dalam menengahi masalah tersebut,. karena Peristiwa yang di tuduh kan kepada Dinas BKD, " saat itu saya belum menjabat kepala Dinas BKD, kata dia Jumat (13/2/2026).
'Tolong doa kan, saya bisa membantu penyelesaian nya dan ini segera akan laporkan kepada ibu wali kota Serta akan Mengkoordinasikan persoalan ini terhadap inspektorat, Pesan Zulkifli
Pihaknya mengucapkan terima kasih dengan kedatangan bapak bapak di ruang saya, harapan kita agar persoalan ini segera selesai."Tandasnya .
Yansori Zaini, Dari pihak Korban yang diwakili orang tuanya mengutarakan argumennya diruang kerja BKD, kedatangannya kekantor BKD bertujuan mengkonfirmasi lanjutan atas persoalan dugaan pungli yang dilakukan oleh salah satu oknum dinas disini untuk yang ketiga kalinya, ujar yansori.
Kedatang sang korban tidak luput mendapat perhatian dan pendampingan serius dari sejumlah ormas, diantaranya Pengurus Organisasi Masyarakat (ORMAS) GRIP bersama dengan Lembaga Advokasi dan Pers
Pihaknya menjelaskan, Agar persoalan ini terkait dugaan Pungli agar secepatnya diselesaikan, Dangan suara lantang mengebu-gebu " Kami siap m*ati dan menanggung resiko dalam mempertahankan harga diri dan hak kami, tegas yansori
Dalam kesamaan sewaktu diruang kerja kepala BKD, ungkapan pun datang dari Sekertaris Daerah Propinsi Lampung ORMAS GRIP, Herman ,Bersama H.Arman dengan menyampaikan, bahwa tim telah mengumpulkan bukti awal berupa laporan dari tenaga honorer yang merasa dirugikan serta dokumen terkait proses seleksi yang menunjukkan adanya ketidaknormalan.
"Kami ingin memastikan bahwa Pertemuan ke-tiga ini dapat ditindaklanjuti secara tuntas, tidak hanya untuk menjaring pelaku tetapi juga untuk mencegah praktik serupa terjadi di masa depan," ujar herman
Kemudian komentarpun datang dari H.Arman Selaku Jurnalis Dan Ketua DPC PWDPI Kabupaten pesawaran yang menjelaskan pihaknya Akan melakukan pendampingan selama proses penyelesayan berlangsung Terlebih korban Masih adik saya." Katanya (DN.01)
