Momentum HARDIKNAS Sebagai Penguatan Pendidikan Inklusif
DETAK NUSANTARA | LAMPUNG, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan mengikuti upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diikuti oleh jajaran ASN, DPRD, TNI, Polri, guru, serta pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Dilansir dari sumber kominfotik Lampung ,upacara yang digelar di Lapangan Korpri bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan didukung sarana yang memadai, sehingga mampu meningkatkan motivasi dan capaian belajar peserta didik dan mendorong peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru sebagai kunci keberhasilan pendidikan.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, (Sekdaprov)Marindo Kurniawan yang bertindak sebagai inspektur upacara dalam sambutanya menekankan bahwa peringatan Hardiknas Tahun 2026 menjadi momentum refleksi untuk meneguhkan kembali semangat pendidikan nasional. ujar sekdaprov meneruskan teks Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed.,
Hakikatnya merupakan proses memanusiakan manusia, yang dilaksanakan dengan ketulusan, kasih sayang, serta berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik sebagai makhluk Tuhan yang mulia.
Nilai-nilai tersebut sejalan dengan ajaran Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, melalui konsep “Among” yang menekankan asah, asih, dan asuh.
Lebih lanjut Marindo mengatakan pendidikan dipandang sebagai upaya strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun karakter, serta memperkuat peradaban.
Dalam mendukung visi tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan sejumlah kebijakan strategis, antara lain pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, serta percepatan digitalisasi pembelajaran.
Upaya ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan didukung sarana yang memadai, sehingga mampu meningkatkan motivasi dan capaian belajar peserta didik.
Selain itu, pemerintah juga terus mendorong peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru sebagai kunci keberhasilan pendidikan.
Pemerintah juga berkomitmen memperluas akses pendidikan yang inklusif dan merata melalui berbagai layanan, seperti sekolah satu atap, pembelajaran jarak jauh, hingga pendidikan inklusi bagi anak berkebutuhan khusus.
"Keberhasilan pembangunan pendidikan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga media. Sinergi ini menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,"ungkapnya.
".Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kolaborasi untuk mewujudkan pendidikan bermutu menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” tutupnya. (DN.001)
